Betapa megahnya kuburan Abu Lu’lu Al-Majusi di Iran…. yang menunjukkan pengagungan mereka terhadap pembunuh khalifah Ar-Rasyid Umar bin Khattab ra. …
Walau padanya ada sesuatu yang lucu, tapi tidak perlu ditertawain: Abu Lu’Lu dibunuh di Madinah… mereka membuat kuburannya di Iran… Saya ndak tau mereka membawa mayatnya Abu Lu’lu Al-Majusi dengan memakai pesawat terbang jenis apa pada waktu itu..

12 tanggapan kepada “Umar ra. dan Abu Lu’lu Al-Majusi”
Darmo
Oktober 10th, 2009 pada 22:01
Alhamdulillah saya pernah berziarah ke makam pahlawan besar abu luluk ra.
syiahisme
Oktober 11th, 2009 pada 06:40
Beginilah orang2 syiah menjadikan seorang Majusi sebagai Pahlawan besar, apakah seorang muslim yang melakukan pengagungan seperti itu???
Darmo
Oktober 10th, 2009 pada 22:08
Justru secara tidak sadar anda telah membuktikan kebesaran abu luluk.jin aja mampu memindah istana di zaman nabi sulaeman.namun kalah cepat dg org yg i’ndahu ilmun minal kitab. Kalau begitu org yg setia terhadap abu luluk juga i’ndahu ilmun minal kitab.tentunya orang yg mu’min yg mampu memindahkan jenazah abu luluk ra.
syiahisme
Oktober 11th, 2009 pada 06:43
Darmo berkata: Kalau begitu org yg setia terhadap abu luluk juga i’ndahu ilmun minal kitab.tentunya orang yg mu’min yg mampu memindahkan jenazah abu luluk ra.
Saya katakan: Iya… kitabnya orang Majusi, yang beriman dan menyembah api.
Abu Umar
Oktober 25th, 2009 pada 11:32
Wallahul musta’an…mereka mengagungkan seorang majusi penyembah api
F4iz
Januari 1st, 2010 pada 08:38
Ya Allah, begitu tumpang tindihnya pemikiran mereka…. Semoga menjauhkan saya, keluarga, orang2 muslim dari pemikiran menympang itu..
jabir
Januari 7th, 2010 pada 18:49
ya begitulah, permainan org yahudi berpura2 masuk islam dan jadi duri dlm daging umat islam…Smg Allah ta’ala lindungi kami dari tipu daya syi’ah
Bambang
April 1st, 2010 pada 17:10
Kalo musuh Islam bisa diangkat sebagai pahlawan, begitu juga kita jadikan saja George Bush sebagai pahlawan!
babadesaphire
Juli 16th, 2010 pada 12:33
beda pemahaman tentang sejarah bukan berarti beda keyakinan,,,toh pada hakekatnya baik syiah maupun sunni itu sama2 menyembah Allah dan sama2 ikut ajaran Nabi saw.walawpun memang terdapat banyak praktek2 ibadah yang masih dipertanyakan dari golongan syiah, seperti pengagungan2 yang berlebih terhadap seseorang seperti abu lulu, atau ketentuan2 hukum yang lain, tapi bukan berarti orang2 syiah itu menyembah api seperti pencelaan diatas, marilah kita bertindak lebih dewasa dalam menyikapi hal ini tanpa campur tangan emosi,,,bisakah kita mengubur masa lalu dan tidak saling menghina,,,bisakah kita bersatu dalam satu panji islam,,,hey kaum muslimin,,,sadarkah kalian bahwa musuh yang nyata sedang mentertawakan percekcokan kita???dan siap mengganyang kita manakala kita telah lumpuh akibat saling hantam sendiri???
syiahisme
Desember 19th, 2010 pada 22:26
betapa indahnya kalau umat Islam itu bersatu, tapi bagaimana kita bisa bersatu dengan orang2 yang mengkafirkan dan melaknat istri2 Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, yang merupakan ibunda kita orang2 beriman
sayid muhammad firdaus alhasani
September 6th, 2010 pada 03:47
hahahahaha…. betapa bodohnya umat syiah, orang kafir majusi abu lulu di anggap pahlawan dan di kasih rohimallah, hahhahahaa…. jadi geli saya membacanya… suatu kebodohan yg nyata dan kemajusian peneyembah api yg konyol ^_^
Taufik
Januari 1st, 2011 pada 06:06
@Babadehapire,
Bagai mana bisa bersatu atas nama Islam kalau teryata bayak sekali jurang pemisahnya :
1. Rukun Islamnya beda.
2. Rukun imannya Beda.
3. Al Qurannya Beda, al Qur’an Syi’ah namanya mushaf Fatimah tebalnya 3x Mushaf Usman mereka sekarang menggunakan Al Quran kita cuma sementara sambil menunng imam mahdi datang dengan membawa mushaf Fatimah ( syi’ah menyakini Mushaf usman tidak lengkap banyak kekurangan-nya )
4. Allah di beri sifat baru Al Bada’ ( pengetahuan Allah bertambah, dari ngak tau menjadi tau ) berarti sama dengan sifat mahluq ( Allahnya beda ).
5. Mencaci maki bahkan melaknat istri2 Rosulullah SAW, Sahabat2 Nabi, MErtua Nabi, Menantu Nabi, dan Anak 2 Rosulullah SAW.
bagaimana bisa bersatu melihat kenyataan seperti ini
” RIDHO DENGAN KESESATAN ATAU KEKAFIRAN ORANG LAIN
MAKA IA SESAT ATAU KAFIR “